h1

Heartache

Jpm11000000pmMon, 17 Nov 2008 12:21:20 +000008 1, 2008

Entah kenapa dengan judul di atas,

aku hanya ingin menulis saja…

entah benar, entah salah penulisannya..aku tak ambil pusing

Akhir-akhir ini, kondisi sedang tak mendukungku…

Musim pancaroba, kadang hujan kadang panas dengan hawa yang tak menentu,

aku mencoba bertahan untuk tidak jatuh sakit..tapi akhirnya kena juga (hehehe, untung cuma influenza), alhamdulillah sudah baikan sekarang ini…

Akhir-akhir ini juga kurasakan perubahan pada beberapa temanku, entah mungkin sejak perubahan diriku yang mereka bilang cukup drastis, mereka seakan menjauh…tak ada lagi kehangatan dalam sapa, senyuman dalam pelukan, kata-kata penyemangat itu telah hilang…berganti dengan kesepian yang makin kurasakan bertambah tiap harinya…

Amanahku di satu badan sedang menuntut kinerja terbaikku, acara yang terbilang besar akan diadakan minggu ini, dan mereka membutuhkanku..sementara aku juga cemas, apakah akan berjalan lancar? H-7 persiapan belum matang benar, masih..masih banyak yang harus dibenahi untuk sebuah seminar..tapi aku tidak boleh menunjukkan kekhawatiranku kepada mereka, karena mungkin akan berpengaruh sekali terhadap motivasi dan semangat, aku mencoba bertahan dan tetap optimis…

Minggu ini minggu ujian, ujian hari jum’at kemarin aku benar2 tidak optimal, aku lagi banyak pikiran, jadinya berpengaruh terhadap penilaianku, padahal bobotnya cukup besar, sekitar 20% dari total penilaian. Dan sekarang tinggal H-3 untuk ujian akhir, persiapanku kurang sekali, semoga targetanku terkejar kali ini, amiin…bagaimanapun aku tidak ingin mengecewakan kedua orangtuaku

Dan seseorang yang kubutuhkan saat ini juga sedang tidak ada. Aku melakukan kesalahan yang membuatnya sedih. Pundak itu sedang tidak ada, suara itu sedang diam, senyuman itu sedang membeku, kekuatan itu sedang hilang… 

 

Rasanya apa ya? saat tidak ada siapapun yang bisa menolongmu, saat tiada pundak siapapun tempatmu mengaduh…entah apa rasanya, mungkin itu heartache

 

Rasanya, cukup sudah air mataku ini menetes, membuat bengkak kedua mataku, sampai beberapa temanku bilang aku punya “raccoon eyes” sekarang ini. wuaaahh, segitunya kah terlihat pada mataku??

Huuffh…Klo saat-saat seperti ini, di samping do’a di setiap sujudku,

ingin rasanya aku berlari ke pelukan ibu, mengadukan segala keluh kesahku di pangkuannya,

dan berharap tangannya mengelus rambutku dengan lembut,

aku rindu pelukan itu seperti saat aku masih kecil,

sungguh, sekarang aku sedang rindu…

tapi aku tak sanggup…

ketika melihat wajah lelahnya setiap saat pulang malam hari

kepenatannya dalam menghadapi masalah hidup,

Rasanya, aku hanya ingin membiarkan beliau beristirahat di malam2nya…

Hmmm, and then? what should i do?

mencoba bertahan..

dan bertahan dengan segala kekuatan yang tersisa

hanya janji-Nya yang kuingat, Dia takkan membebani seorang hamba kecuali sesuai kesanggupannya..

maka kukatakan pada diri ini,

 

aku sanggup

maka heartache, pergilah!

 

 

:. klo lagi “down” kayak gini, pasti larinya ke perut, dah berapa kali sakit perut gak sembuh-sembuh. Faktor predisposisinya dapat dipastikan karena stres!

8 comments

  1. ~sotoy dulu…

    …tapi aku tidak boleh menunjukkan kekhawatiranku kepada mereka, karena mungkin akan berpengaruh sekali terhadap motivasi dan semangat, aku mencoba bertahan dan tetap optimis…

    Kalau gitu, ilangin aja tulisan ini, dan tulisan2 lain yg senada :grin: .
    ==================================

    Langkah kamu tepat. Mencoba bertahan dengan kemampuan sendiri. Seperti janji Allah yang kamu ingat, Allah tak akan memberi beban yang melampaui kemampuan hamba Nya.

    Tetep berantem. En kip spirit. :grin:


  2. Shalat dan sabar, berdoa dan tawakkal. Semoga Allah memberi hidayah dan barakah.


  3. wah awas yu… !!!
    Heartache tu bisa lari ke Fraktura Hepatica lho..!!
    dan komplikasinya lebh bahaya nih..
    segera cari terapi preventifnya !!!
    cari di apotek “khusus”. bukanya antara jam 2 sampe jam 4 pagi..!! cz, apotekernya adanya jam segituan, biar obatnya cepet di racik dan ampuh..

    Coba deh..!!! Bismillah dulu !!!
    Ohya.. awas lho kena withdrawl syndrome karena obat ini..!! Tapi gak papa seh.. emang nikmat koq..!!!


  4. Hiyaa.. kemarin mau komen pertama kali, kok masih kosongan. Beneran, 3 orang ini duluan yang komen :D

    Hmm..

    aku sanggup

    maka heartache, pergilah!

    Kita semua pasti sudah pernah mengalami, dan kita sudah bisa melewatinya

    Semangat Yu ! ;)


  5. Well, guyz..thanks for your supports!

    terima kasih atas semangatnya, insya Allah aku akan bertahan! Alhamdulillah memang janji dan pertolongan-Nya itu benar :smile:


  6. Gimana kabarnya Yu?

    Btw, udah pernah cerita detailnya sama temen2 dekat kan? Udah coba cerita sama ortu juga?

    Memang sering kali mereka tidak memberikan jawaban yang mengarah pada penyelesaian masalah. Bisa jadi, jawabannya “hanya” “sabar ya..”, atau “kamu pasti bisa mengatasi hal ini” :grin: .

    Tapi ternyata, seringkali pula jawaban itu yang kita tunggu. Allah sudah mencerahkan otak dengan banyak ide tntang bagaimana menyelesaikan masalah, tapi kita masih bingung, ga yakin mau ambil yang mana. Dan jawaban merekalah yang membantu kita agar yakin dalam mengambil keputusan.

    ~sotoy mode on :mrgreen: .

    Btw lagi, I wonder why you aksed me about my life plan.


  7. hehehe, maaf baru sempet ngenet dan ngurus blog lagi

    alhamdulillah baik, walo sedikit radang tenggorokan..
    mengenai masalah ini kita case-closed aja deh, maklum kemaren2 lagi PMS (upps..), jadi agak sensitif. padahal klo dipikirkan baik2 ya ada juga jalan pemecahannya :grin: btw thanks atas dukungannya, that’s what friends are for… :smile:

    btw lagi, why did you ask me again about that?
    utang-mengutang pertanyaan lagi nih jadinya, hahaha… :mrgreen:


  8. yuuuu… ko dah lama ga nge-post???
    hehe..

    pakabar, bu?



Leave a Comment